Modul Kewirausahaan (VII) : Motivasi

Dalam menjalankan peran sebagai pemimpin, maka seorang wirausaha dapat memposisikan sebagai rekan  kerja  sehingga terjalin hubungan yang baik antara karyawan dengan para pimpinan. Hubungan baik  menjaga semangat  kerja  atau motivasi berpengaruh dalam kinerjanya. Untuk memotivasi diri sendiri dan orang lain, maka diperlukan kemampuan motivasi. Secara prinsip kemampuan ini akan ditunjukkan oleh wirausaha dengan kondisi jika ia berada di Depan, maka ia akan memberi Teladan atau Contoh Tindakan  Yang Baik, jika ia berada di tengah atau di antara Karyawan, maka ia akan menciptakan ide dan inovasi, jika ia berada di belakangmaka ia akan Memberikan dorongan dan Arahan".
Keberhasilan merupakan sebuah output dari proses yang berkesinambungan dan akumulasi berbagai faktor  pendorongMenurut Basith (2000)Keberhasilan seseorang tergantung  dari berbagai faktor. Faktor yang paling berpengaruh adalah motivasi, sehingga dapat dirumuskan dalam fungsi berikut :


P = f (M,A,O) Dimana:
P = Performent /Produktivitas
F = Fungsi

M = Motivation (Motivasi
A = Ability  (Kemampuan) 
O = Opportunity (kesempatan)
Berbicara tentang motivasi, maka akan muncul suatu pemahaman bahwa makna itu akan  mengarah   kepada    suatu    kebutuhan  yanharus dipenuhi sehingga  akan  mendapatkan kepuasan. Karena adanya kebutuhan itu,  maka menimbulkan suatu  dorongan  atau usaha,  yang terwujud dalam suatu perilaku tertentu.


7.1.    Konsep Motivasi

Konsep motivasi menyatakan bahwa bilamana seseorang sedang mengalami motivasi atau sedang yang tidak seimbang, artinya dia sedang berada dalam a state odisequilibrium.  Tetapi   sebaliknya bilamana  ap yan menjadi  dorongan  itu sudah  diperoleh, berada ditanganya dan mendapat kepuasan dari padanya, maka dikatakan bahwa orang itu telah memperoleh satu keadaan seimbang, ia sudah berada dalam a state of equilibrium.

Motivasi   sesungguhnya  merupakan  prose psikologis yang  sangat fundamental sifatnya. Akan sangat sukar untuk menyanggah bahwa motivasi merupakan proses yang amat  penting dalam pemuasan berbagai kebutuhan dan menjaminberbagai kepentingan para  anggota organisasi. Motivasi  sebagai inner state  semacam perasaan atau  kehendak yang amat  mempengaruhi kemauan individu, sehingga individu  tersebut  didorong untuk  berperilaku dan bertinda,dalam menentukan gerakan atau tingkah laku individu kepada tujuan (goals).  Jadi motivasi  merupakan proses yang mencerminkan interaksi antara sikap, kebutuhan, persepis dan keputusan yang terjadi dalam diri seseorang.

Ditinjau dari segi lingkungan(faktor), terdapat faktor-faktor  yang menyebabkan seseorang  termotivasi yaitu  fakltor  intrinsik dan  faktor ekstrinsik. Faktor intirnsik berasal  dala dir seseorang berupa sikap,  harapan,  cita-cita   dan  disposisi kebutuhan yang berkembang.    Sedangkan  faktor  eksternal  adalah  desakan  dari luar yang menyebabkan seseorang termotivasi.

Baca atau Download selengkapnya di sini

NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
 

Delivered by FeedBurner

-->